Adzan maghrib berkumandang, menandakan waktu buka, berakhirnya tanggal 1 Ramadhan dan berawalnya tanggal 2. Sama seperti kemarin, sholat maghrib di kamar hotel saja, tidak jama'ah di masjid. Sebabnya sama seperti kemarin, gara-gara nonton televisi juga. Payah deh! Besok kalau sudah pindah ke kontrakan pasti bisa jama'ah di masjid, karena so pasti di sana nggak ada televisi. Tapi semalam sholat maghribnya lebih awal dan habis sholat bisa tadarus. Cuman sedikit sih, cuman 89 ayat. Al-Baqoroh 1-89. Gara-garanya belum terbiasa memakai Qur'an kecil. Tapi ku pikir cuma alasan saja. Mungkin lebih tepat karena aku nggak pernah tadarus, jadinya nggak fasih.
Alhamdulillah sholat Isya' dan tarawihnya bisa di masjid. Tapi semalam aku ngerasa nggak begitu memperhatikan kultumnya. Pembicaranya bukan yang kemarin malam. Kalau yang kemarin malam adalah seorang ustadz dari Jawa Timur, dan yang semalam nggak tahu dari mana. Yang jelas aku merasa nggak interested saja, dan seolah jama'ah yang lain juga tidak banyak yang mendengarkan dengan serius. Atau mungkin perasaanku saja, nggak tau ah! Tidak seperti kemarin, aku semalam bolos tarawihnya pas mau sholat witir. Jadi dapat 8 raka'at aku pulang dang ngelanjutin sampai raka'at ke 20. Terus witirnya belakangan sekalian buat nutup tahajjudnya. Dan alhamdulillah bisa terlaksana karena aku bisa bangun jam 3.09 WIT.
Jama'ah subuh dan ceramah subuh juga tidak terlewatkan. Alhamdulillah. Pembicaranya ustadz yang kemarin malam. Tidak seperti semalam, aku mendengarkan apa yang beliau sampaikan. Tidak tahu kenapa, yang jelas aku lebih cocok saja dengan beliau. Kalau menurutku secara teknis beliau lebih entertaining, dengan bahasa tubuh yang bervariasi. Terbukti dengan tangannya tidak cuma diam saja, tapi bergerak seolah menegaskan apa yang disampaikan. Disamping itu cara penyampaiannya juga bagus dan mendalam terus tema yang di usung juga menarik, at least menurutku.
Sepulang dari masjid alhamdulillah aku bisa tadarusan. Kali ini jauh lebih banyak daripada semalam. Terakhir sampar Al-Baqoroh 252. Harus lebih karena targetku kali ini bisa khatam 2 kali dalam sebulan ini.
Ternyata sehari tadi sangat melelahkan. Jalan keliling kota cari perabotan untuk rumah baru. Kaki serasa habis lari marathon. Fiuhh... Rencana mau tadarus habis 'asyar nggak jadi gara-gara super capek. Buka puasa jadi terasa nikmat sekali.
No comments:
Post a Comment