Astaghfirullahal'adziim! Hari ke-9 ini adalah hari yang paling hancur dalam 9 hari terakhir. Siangnya aku sampai benar-benar emosi. Sangking emosinya sampai aku memaki-maki nggak jelas seperti preman pasar murahan. Menyebalkan banget. Siang itu aku dkk gotong royong bikin jemuran baju. Entah benar atau tidak yang jelas aku merasa paling banyak bekerja, sedangkan temen-temenku, sebagian sih, cuman duduk di tempat teduh gitu sambil ngompor-ngomporin aku. Aku yang memang tempramental jadinya kepancing dan kumaki-maki saja mereka. Yang lebih menyebalkan lagi mereka malah ketawa-tawa liat aku mencak-mencak nggak jelas. Huh! Udah panas-panas dipanas-panasin lagi! Dari situ aku memetik pelajaran jangan sampai terpancing untuk kedua kalinya. Kalau ada cobaan yang sama aku harus cepat sadar dan bersabar.
Alhamdulillah di hari ke-9 ini aku bisa tadarus semaksimal mungkin. Kalau nggak salah bisa dapat 4 juz. Tapi itu masih kurang karena target belum terpenuhi. Dan buat catatan saja, jama'ah tarawih dan sholat isya'nya masih sama, 2 shaf terakhir kosong. Lain halnya untuk jama'ah subuh. Karena hari libur jadinya bisa sampai 4 shaf yang terisi. Alhamdulillah mengingat kemarin cuma 3 shaf saja.
No comments:
Post a Comment